Kunjungi Timur Tengah, Pangeran William Akrab dengan Pangeran Hussein dari Yordania

Pangeran William menjadi anggota kerajaan Inggris yang pertama melakukan perjalanan di Timur Tengah, dengan mengunjungi Israel, Palestina, dan juga Yordania. Dalam rangkaian perjalanannya selama 5 hari tersebut, Pangeran William tampak sangat nyaman berada di Yordania, salah satunya terlihat dari keakrabannya dengan Pangeran Hussein yang merupakan putra mahkota Yordania.

Setibanya di Yordania, Pangeran William langsung disambut oleh Pangeran Hussein yang merupakan putra pertama dari Raja Abdullah II. Pangeran Hussein yang baru berusia 23 tahun, selisih 13 tahun lebih muda dari Pangeran William, tampak sangat ramah menyambut kedatangan sang pangeran Inggris tersebut. Pangeran Hussein langsung mengajak Pangeran William untuk mengunjungi TechWorks Fabrication Lab (FabLab), sebuah acara di bidang teknologi yang mengkhususkan diri untuk menarik minat para generasi muda. Tak hanya melihat-lihat, Pangeran William bahkan juga mencoba memakai mesin pemotong laser yang biasanya digunakan untuk membuat logo Aston Villa.

Setelah berkeliling di FabLab, Pangeran William kemudian singgah ke Gedung Kedutaan Besar Inggris di Yordania di mana di sana sedang diadakan acara perayaan ulang tahun Ratu Elizabeth. Dalam kesempatan tersebut, Pangeran William membacakan pidato dari Ratu Elizabeth yang berisi kesannya terhadap kunjungan ke Yordania di tahun 1984.

Setelah itu, Pangeran William berencana untuk menyaksikan pertandingan antara Inggris dan Panama dalam Piala Dunia 2018. Namun ia ternyata tidak sempat untuk menonton pertandingan dikarenakan jadwalnya yang terlalu padat. Uniknya, Pangeran William menolak diberi tahu hasil pertandingan antara Inggris dan Panama karena ia ingin menyaksikan siaran tundanya sendiri.

William-and-hussein

Pangeran William kemudian menyaksikan pertandingan antara Inggris dengan Panama tersebut bersama Pangeran Hussein di Istana Beit Al Urdun yang merupakan kediaman anggota kerajaan Yordania. Dalam beberapa foto yang diunggah akun Twitter Kensington Palace, tampak Pangeran William sangat akrab dengan Pangeran Hussein sepanjang pertandingan berlangsung. Pangeran William juga terlihat sangat gembira karena Inggris berhasil menang besar, 6-1 melawan Panama.

Usai berkunjung ke Yordania, Pangeran William rencananya akan bertolak ke Israel dan Palestina. Namun sebelum sampai ke sana, ia sempat mengundang kemarahan Menteri Dalam Negeri Israel urusan Yerusalem, Zeev Elkin. Hal tersebut dikarenakan Pangeran William mengatakan bahwa Yerusalem Timur merupakan wilayah dari Palestina. Padahal, Yerusalem adalah daerah yang sudah berdiri sendiri dan merupakan ibu kota dari Israel.

Elkin pun langsung menanggapi pernyataan Pangeran William tersebut dengan sengit, Ia menyesalkan mengapa Inggris sampai memberikan pernyataan sedemikian rupa yang mengesankan bahwa kunjungan Pangeran William adalah salah satu agenda politik terselubung.

“Sangat disesalkan Inggris memilih untuk mempolitisasi kunjungan kerajaan. Yerusalem wilayah yang tidak terpecah belah dan telah menjadi ibu kota Israel lebih dari 3.000 tahun dan tidak ada kata-kata resmi yang bisa mengubah kenyataan ini. Saya berharap para staf pangeran memperbaiki kekeliruan ini,” ucap Elkin.
Seperti diketahui, selama beberapa dekade ini, Israel dan Palestina terlibat dalam perebutan wilayah yang berkembang menjadi perang kemanusiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *