Apa Itu Campak Pada Anak? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Beritanakmuda.comCampak pada anak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan cepat.

Campak Juga dikenal sebagai rubeola / rubela atau morbili, campak merupakan salah satu penyakit endemik. Penyakit endemic adalah penyakit yang berarti akan terus menerus ada di masyarakat, dan banyak orang mengembangkan resistensi pada penyakit tersebut. Terlihat sangat mengerikan bukan?

Tetapi biasanya campak ini bisa sembuh tanpa adanya pengobatan dalam 7 sampai 10 hari hanya saja harus mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai.

Setelah terkena campak, seseorang mendapatkan kekebalan terhadap campak selama sisa hidupnya. Sehingga orang yang terkena campak, tidak mungkin akan terkena campak lagi karena tubuhnya sudah memiliki antibody untuk virus campak ini.

Campak bisa menjadi sangat berbahaya, terutama jika sampak terkena pada bayi dan juga anak kecil. Konsekuensi negatif dari campak yang paling parah yaitu terjadinya pneumonia (infeksi paru-paru yang serius), kerusakan otak, tuli, atau bahkan hingga menyebabkan kematian.

Antara tahun 2001 dan 2013, 28% anak-anak di bawah 5 tahun yang menderita campak perlu dirawat di rumah sakit.

Jika kalian khawatir anak kalian mungkin menderita campak, jauhkan dia dari sekolah atau tempat penitipan anak saat ada anak yang dikabarkan terkena campak.

Campak merupakan penyakit yang sangat menular. Secara khusus, jauhkan dari anak-anak yang belum pernah mendapatkan vaksin campak.

Dan jika anak kalian terkena campak, kalian juga sebaiknya menjauhkan anak kalian dari anak-anak lain agar tidak menularkan ke anak lain.

Apa Penyebab Campak Pada Anak?

Campak disebabkan oleh virus yang sangat menular yang disebut paramyxovirus yang bereplikasi di tenggorokan dan hidun.

Virus ini bisa menyebar melalui udara, misanya ketika orang yang terinfeksi virus bersin, batuk, atau bahkan berbicara kemudian terhirup oleh seseorang.

Virus ini dapat hidup di udara dan di permukaan / benda mati hingga dua jam setelah seseorang dengan gejala campak telah meninggalkan daerah itu.

Campak merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan, menyebabkan demam dan gejala seperti flu, dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Ketika antibodi kita menyerang virus, terjadi kerusakan pada dinding pembuluh darah kecil, yang menyebabkan ruam campak.

Orang yang terinfeksi menular sekitar delapan hari, yaitu empat hari sebelum hingga empat hari setelah ruam campak muncul.

Vaksinasi campak tidak hanya melindungi Anda dari sakit, tetapi juga mencegah Anda menyebarkan campak kepada orang lain.

Orang yang tidak divaksinasi terus melakukan perjalanan ke negara lain di mana campak biasa terjadi dan membawanya kembali ke sini, menyebarkannya ke orang lain.

Ada bentuk campak lain yang lebih parah yang disebut campak atipikal. Ini terjadi pada orang yang diimunisasi dengan vaksin campak pertama antara tahun 1963 dan 1967, yang mengandung virus yang terbunuh atau tidak aktif.

Karena mereka tidak mengembangkan kekebalan penuh, orang-orang ini masih dapat tertular virus ketika terkena seseorang dengan campak.

Gejalanya lebih parah dan biasanya dimulai dengan demam tinggi dan sakit kepala. Ruam biasanya dimulai pada pergelangan tangan atau pergelangan kaki.

Para ahli kesehatan tidak yakin mengapa ini terjadi, tetapi bisa jadi karena sistem kekebalan tubuh beberapa orang tidak merespon vaksin dengan baik.

Campak sama seperti penyakit pada umumnya yang memiliki tanda-tanda dan cara mengobati, pada artikel kali ini kami jugs akan membahas hal penting tersebut dibawah ini.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghilangkan Kulit kering di Wajah? Ini Jawabannya

Tanda-tanda Campak:

Tanda dan gejala campak pada anak muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Tanda dan gejala campak biasanya meliputi:

  1. Demam
  2. Batuk kering
  3. Hidung meler (flu)
  4. Sakit badan
  5. Sakit tenggorokan
  6. Mata yang meradang, bengkak dan berair
  7. Munculnya Bintik-bintik kecil berwarna putih (bitnik koplik) dengan warna tengah putih kebiruan yang ditemukan di dalam mulut pada lapisan dalam pipi.
  8. Ruam kulit berwarna merah terdiri dari bercak-bercak besar dan rata yang sering saling terhubung

Infeksi terjadi secara bertahap selama dua hingga tiga minggu. Infeksi dan inkubasi. Selama 10 hingga 14 hari pertama setelah seseorang terinfeksi, virus campak diinkubasi. seseorang tidak akan memiliki tanda atau gejala campak selama waktu inkubasi. Tanda dan gejala tidak spesifik.

Gejala awal dari campak biasanya terjadinya demam ringan hingga demam yang cukup tinggi, sering juga disertai dengan gejala batuk yang terus-menerus, pilek, mata meradang, bengkak dan berair (konjungtivitis), sakit badan dan sakit tenggorokan.

Gejala ini bisa berlangsung dua hari sampai dengan tiga hari. Selanjutnya nanti akan ada muncul ruam merah pada kulit.

Ruam ini merupakan bintik-bintik merah yang kecil, beberapa di antaranya sedikit menonjol seperti bentolan kecil, yang biasanya muncuk didaerah telinga, selama beberapa hari berikutnya, ruam menyebar ke lengan, lalu ke paha, dan juga tungkai bawah dan kaki.

Pada saat ruam muncul di kulit, akan disertai dengan demam yang meningkat sangat tinggi, seringkali panasnya hingga 104 F hingga 105,8 F (40 hingga 41 C).

Ruam campak perlahan-lahan akan memudar dan hilang pertama dari wajah dan terakhir dari paha dan kaki. Masa menular.

Seseorang yang terkena penyakit campak bisa menularkan virus ke orang lain selama 8 hari, yaitu 4 hari sebelum gejala muncul, dan 4 hari setelah gejala sembuh.

Cara Mengobati Campak:

  1. Tidak ada perawatan khusus untuk mengobati campak. Jika tidak ada komplikasi, dokter akan merekomendasikan istirahat dan banyak minum untuk mencegah dehidrasi. Gejala biasanya hilang dalam 7 hingga 10 hari.
  2. Langkah-langkah berikut dapat membantu untuk mengobati campak:
  3. Jika suhu demam anak tinggi, maka suhu harus sesegera mungkin diturunkan. Berikan obat Tylenol atau obat ibuprofen, kedua obat tersebut dapat membantu meredakan demam, sakit, dan juga nyeri. Anak dengan umur di bawah 16 tahun tidak diperbolehkan mengonsumsi obat aspirin.
  4. Hindarkan anak-anak dari paparan asap rokok
  5. Gunakan kacamata hitam, menjaga lampu redup atau ruangan gelap. karena campak meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya.
  6. Jika ada kotorandi sekitar mata, bersihkan dengan lembut dengan kain hangat.
  7. Obat batuk tidak akan meredakan batuk dari gejala campak. Jika anak yang berusia di atas 1 tahun, batuk dapat diredakan dengan memberikan segelas air hangat kemudian ditambah 1 sendok teh perasan dari lemon dan dua sendok teh madu. Jangan berikan madu kepada bayi.
  8. Demam dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga anak harus minum banyak.
  9. Seorang anak yang sedang dalam tahap masih bisa menular harus diusahakan untuk menjauh dari anak-anak lain. Misanya jangan dulu pergi sekolah dan menghindari kontak dekat dengan orang lain, terutama untuk mereka yang tidak diimunisasi campak atau belum pernah menderita campak harus menghindari orang yang terkena campak.
  10. Mereka yang kekurangan vitamin A dan menderita campak dapat mengkonsumsi suplemen vitamin A. Dengan mengkonsumsi vitamin A membantu mencegah terjadinya komplikasi.
  11. Tidak diperlukan penggunaan antibiotic, karena antibiotic tidak dapat memabantu menyembuhkan penyakit yang diakibatkan oleh virus.

Baca juga: 9 Nama Bayi Perempuan Islam dan Artinya yang Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *