Inilah Tahapan-tahapan Proses Bayi Tabung

Beritanakmuda.com – Sekarang ini bayi tabung sudah menjadi salah satu alternatif bagia pasangan suami istri yang kesulitan memiliki anak.

Walaupun prosedur dalam tahapan bayi tabung ini cukup mahal, namun metode ini sudah banyak dilakukan oleh pasangan suami istri yang selalu mendamba-dambakan kehadiran seorang anak di dalam rumah tangganya.

“Program bayi tabung ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan pada pasangan yang mengalami gangguan kesuburan dengan cara mempertemukan sperma dan sel telur di luar tubuh manusia,” tutur dr. Yassin Yanuar Mohammad, SPOG(K), MSc.

Dokter Spesialis Kandungan yang berpraktek di RSU Pondok Indah, Jakarta, ini menjelaskan, “Setelah terjadi pembuahan, sejumlah 2-3 embrio akan ditanam kembali ke rahim si calon ibu.

Hal ini membedakannya dengan konsep inseminasi di mana proses pertemuan antara sperma dan sel telur tetap terjadi di dalam tubuh manusia(wanita).”

Jadi, inseminasi ini merupakan salah satu alternatif kehamilan dengan cara menyuntikkan sperma pilihan ke dalam indung telur wanita. Lalu bagaimana tahapan proses bayi tabung ini?

Tahapan Proses Bayi Tabung

1. Pemeriksaan Awal

Tahapan bayi pertama adalah pemeriksaan yang dilakukan kepada bunda, dengan memeriksa kadar estrogen di dalam darahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ovarium atau sel telur dalam keadaan tidur.

Lalu, USG transvaginal dilakukan guna mengetahui ukuran indung telur, dan mengantispasi adanya kista ovarium yang sering menjadi penyebab masalah kesuburan.

Nah, jika terdapat kista, maka dokter akan mengangkat kista tersebut leboh dulu sebelum tahapan bayi tabung dilanjutkan.

2. Stimulasi Ovarium

Dalam tahap ini, stimulasi dilakukan dengan cara menyuntikkan sebuah obat ke tubuh bunda, lalu bunda akan diajarkan cara menyuntikkan sendiri obat tersebut ke tubuhnya.

Obat ini harus rutin disuntikkan sebanyak 1-4 kali sehari selama seminggu atau 10 hari. Suami juga bisa membantu bunda menyuntikkan obat kesuburan yang bertujuan untuk memperbanyak sel telur yang matang di ovarium.

Dalam proses stimulasi, dokter akan selalu memantau perkembangan sel telur melalui USG dan memeriksa kadar estradiol melalui tes darah beberapa hari sekali.

Pemantauan oleh dokter ini sangat penting, guna memastikan apakah dosis obat kesuburan yang disuntikkan perlu ditambah atau dikurangi.

Baca juga: 9 Nama Bayi Perempuan Islam dan Artinya yang Indah

3. Proses Pematangan Sel Telur

Dalam tahap ini, telur harus menyelesaikan pertumbuhan dan perkembangannya sebelum telur dapat diambil. Nah, untuk memicu pematangan oosit, dibutuhkan suntikkan human chorionic gonadotropin (hCG).

Suntikkan hCG ini diberikan biasanya ketika empat atau lebih folikel telah berukuran sekitar 18-20 mm dan kadar estradiol bunda sudah lebih dari 2000 pg/ ml.

Suntikkan hormon ini dilakukan sebanyak satu kali dan harus dilakukan pada waktu yang tepat. Karena jika dilakukan terlalu dini, maka telur bisa tidak cukup matang.

Sedangkan, jika suntikkan terlalu lama, telur akan terlalu tua dan tidak bisa berkembang dengan baik. Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat dalam melakukan sntikan, dibutuhkan ultrasound kembali.

4. Pengambilan Sel Telur

Apabila sel telur sudah matang, maka bunda akan menrima suntkan hCG. Lalu, pengambilan sel telur akan dilakukan 34-36 setelah suntikan hCG dilakukan.

Sebelumnya, bunda akan dibius terlebih dahulu, supaya tidak merasakan sakit ketika sel telurnya diambil.

5. Sel Telur dan Sperma Dipertemukan

Dalam hal ini, suami akan diminta untuk memberikan sel sperma terlebih dahulu sebelum pengambilan sel telur. Lalu dipilih sel sperma dengan kualitas bagus untuk membuahi sel telur.

Setelah sel telur dan sel sperma terpilih, mereka akan dipertemukan melalui tangan dokter, di sebuah cawan.

6. Menanamkan Embrio Ke Dalam Rahim

Setelah proses pembuahan selesai, lalu sel telur akan disimpan selama 3-5 hari di wadah khusus sambil dipantau. Jika sel telur berubah menjadi embrio, langkah selanjutnya memindahkan embrio ke dalam rahim wanita.

Proses pemindahan embrio ini dilakukan dengan cara memasukkan tabung tipis berisi cairan embrio ke dalamleher rahim bunda. Itulah proses bayi tabung yang harus bunda ketahui. Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya.

Baca juga: Apa Itu Campak Pada Anak? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *