Kumpulan Ucapan Belasungkawa yang Memotivasi

Beritanakmuda.com – Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa maut itu pasti akan terjadi pada setiap makhluk yang bernyawa. Tidak ada yang tahu tentang kapan maut itu datang menghampiri.

Bahkan, orang-orang yang terlihat sehat saja bisa meninggal mendadak. Mengingat akan hal itu, sudah sepantasnya bagi kita sebagai manusia untuk memanfaatkan hidup dengan dipenuhi oleh kebaikan.

Ketika ada keluarga, kerabat, atau sahabat yang meninggal, tentu saja akan ada ucapan belangsukawa yang dihaturkan.

Nah, secara kebetulan, pada kesempatan kali ini akan membahas seputar kumpulan ucapan belasungkawa yang memotivasi. Biar lebih jelasnya lagi, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Ucapan Belangsukawa Islamu untuk Kerabat

“Inna Lillahi wa inna illaihi raji’un. Saudaraku tercinta, begitu cepatnya engkau meninggalkan dunia yang fana ini. Semua kebersamaan yang pernah kita lewati kini hanyalah tinggal kenangan saja. Semoga semua amal ibadahmu di terima oleh Allah SWA, amin ya robbal alamin.”

“Selamat jalan wahai saudaraku, aku sebagai kerabatmu hanya bisa mendaoakan saja, semoga semua doa-doa terbaik yang kupanjatkan ini dikabulkan oleh Allah. Meski engkau telah tiada, namun semua kebaikanmu akan selalu ku kenang sampai akhir hayatku.”

“Inna Lillahi wa inna illaihi raji’un. Tak terasa air mataku menetes di hari terakhirmu. Sungguh aku amat sangat kehilangan sosok yang sebaik dirimu. Engkaulah saudara terbaikku, selamat jalan wahai saudaraku tenanglah disisi-Nya, dan semoga amal baikmu menjadi penerang di alam kuburmu.”

“Engkau bukan hanya sekedar kerabat, melainkan sudah kuanggap seperti adikku sendiri. Semua kenangan dan kebaikanmu akan selalu kusimpan dalam hidupku. Selamat tinggal saudaraku, semoga amal ibadahmu di terima oleh Allah SWT.”

“Inna Lillahi wa inna illaihi raji’un. Tak kusangka kepergianmu terasa begitu cepat menuju sang Khalik. Meski kau telah tiada, namun semua jasa dan perbuatan baikmu tidak akan aku lupakan sedikitpun. Selamat jalan wahai saudaraku, aku hanya bisa mendoakan agar semua amal ibadahmu diterima dan keasalahanmu diampuni oleh Allah SWT.”

Baca juga: Manfaat Air Kelapa Hijau Sebagai Bahan Minuman

Ucapan Belasungkawa Islami untuk Keluarga yang Ditinggalkan

“Memang tidak bisa kusembunyikan rasa kesedihanku ini atas kepergian dirimu. Aku yakin, bahwa saat ini kamu sudah tenang dan damai di sisi-Nya. Perpisahan ini hanyalah sementara, karena diriku juga akan menyusul untuk menghadap-Nya. Selamat jalan sahabat terbaikku, semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT.”

“Yakinlah bahwa semua cobaan yang Allah berikan ini memiliki sebuah hikmah dari kehidupan. Kita boleh saja bersedih, namun kesedihan tersebut tidaklah harus berlarut-larut. Sebab, dia telah meninggal dalam keadaan yang di ridhoi oleh Allah SWT. Selamat tinggal sahabatku, semoga amal ibadahmu di terima disisi-Nya dan semua kesalahamu diampuni oleh-NYa.”

“Sesungguhnya Allah mempunyai hak untuk memberi dan mengambil semua dari makhluk-makhluk-Nya. Sebab semua yang bernyawa pasti akan mengalami maut. Semoga kamu dan keluarga lainnya diberi ketabahan dan kesabaran atas kepergian almarhum. Doakanlah yang terbaik baginya agar kita bisa dipertemukan kembali di surga-Nya.”

“Kehilangan orang yang kita cintai itu memang terasa sangat berat. Namun, tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskan kepergiannya. Apabila tidak disertai dengan rasa ikhlas, justru hal itu akan memberatkan almarhum. Karena sesungguhnya kita ini adalah milik Allah, dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali pulang.”

“Saya pribadi menghaturkan ucapan belangsukawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian suamimu. Semoga kamu dan anak-anak diberi ketabahan serta kesabaran untuk menghadapai musibah ini. Saya hanya bisa mendoakan, semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT.”

“Inna Lillahi wa inna illaihi raji’un. Jangan bersedih wahai sahabatku, ikhlaskanlah saja kepergian almarhum. Ingat bahwa kita di dunia ini hanya hidup sementara, dan sewaktu-waktu kita juga akan menyusul untuk menghadap kepada-Nya.”

“ketauhilah bahwa tidak ada makhluk di dunia ini yang hidup abadi. Semua yang kita miliki itu hanyalah sebuah titipan, dan sewaktu-waktu akan diambil kembali oleh sang pemilik-Nya. Janganlah berlarut dalam kesedihan saudaraku, ikhlaskan saja kepergiannya agar almarhum tenang menghadap-Nya.”

“Bisa jadi bahwa kepergian almarhum merupakan sebuah ujian terberat, agar kita bisa lebih tegar lagi dalam menghadapinya. Disini saya hanya bisa mendoakan, agar semua kesalahan almarhum diampuni dan semua amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.”

“Innalillahi wa innailahi raji’un. Sungguh tak kusangka kepergianmu terasa begitu cepat, selamat jalan wahai sahabatku terbaikku. Disini aku hanya bisa mendoakan, semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT, dan semoga Allah memberikan tempat yang paling indah untukmu.”

“Innalillahi wa innailahi raji’un, saya beserta seluruh keluarga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian anakmu. Janganlah terus berlarut dalam kesedihan wahai saudaraku, karena semua milik Allah akan kembali juga kepada-Nya.”

“Pada dasarnya kita semua ini adalah milik Allah SWT, dan hanya kepada-Nya lah. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum, serta amal ibadahnya diterima oleh-Nya. Dengan kepergian almarhum semoga tidak menyisakan hutang ataupun keburukan lainnya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ini semua.”

“Kepergian almarahum merupakan pukulan yang cukup berat bagi kami, terlebih untuk keluarga yang ditinggalkan. Namun apa daya, karena kita juga adalah milik Allah dan sewaktu-waktu akan kembali pula kepada-Nya. Kita bisa ambil tauladan almarhum dimasa hidupnya, dan kita simpan saja keburukan almarhum serta jangan diungkit-ungkit lagi.”

“Semoga Allah SWT mengampuni semua dosa-dosa almarahum dimasa hidupnya, dan menerima amal ibadah serta perbuatan baik. Saya pribadi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dalam menghadapinya.”

“Ketahuilah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan kita, tetaplah bersabar dan bertawakal dalam menghadapinya. Ikhlaskan saja kepergiannya, agar almarhum bisa lebih tenang menghadap kepada-Nya.”

“Innallillahi wa innailahi raji’un. Kami sekeluarga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian beliau ker Rahmatullah. Semoga amal ibadah almarhum di terima dengan di sisi Allah SWT, dan semoga segala dosa-dosa semasa hidupnya di ampuni oleh-Nya”

“Saudaraku, jangan terus berlarut dalam kesedihan karena almarhum sudah tenang berada disisi-Nya. Yakinlah bahwa suatu saat nanti juga kita akan dipertemukan kembali di syurga-Nya.”

“Innallillahi wa innailahi raji’un, baru kemarin saja almarhum mampir kerumahku dan bersenda gurau bersamaku. Tak kusangka kepregianmu begitu cepat. Selamat jalan sahabat tercinta, semoga amal ibadah dan perbuatan baikmu menjadi cahaya penerang di alam kubur.”

“Innallillahi wa innailahi raji’un. Sungguh aku sangat merasa kehilangan sosok periang dan sebaik dirimu. Aku hanya bisa mendoakan, agar almarhum mendapat tempat yang layak disisi-Nya.”

Itulah beberapa referensi ucapan duka cita atau belasungkawa yang dapat kalian contoh atau gunakan disituasi tertentu.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Ulang Tahun untuk Anak Tercinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *